![]() |
| Photo by Henry & Co. on Unsplash |
Buah ini sudah lama dibudidayakan di Indonesia dan selain nikmat, buah ini juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.
Buah stroberi juga sering diolah menjadi beberapa jenis makanan seperti selai, jus, es krim dan masih banyak lagi.
Menanam tanaman ini tidaklah sulit, anda bisa menanam strawberry di media tanam yang kecil sekalipun seperti polybag atau pot. Strawberry juga merupakan tanaman yang bisa ditanam menggunakan biji yang terdapat dibagian luar stroberi.
Umur tanaman strawberry adalah 5 - 6 tahun. Kehidupannya mulai dari tanaman baru, bertumbuh dan berkembang menuju puncak pertumbuhan selama 2-3 tahun lalu menua dan mati selama 2-3 tahun pula.
Langkah-langkah penanaman strawberry memiliki beberapa tahap mulai dari persiapan, penanaman dan perawatan hingga pemanenan.
Tertarik untuk memiliki tanaman strawberry sendiri dirumah?
Di artikel ini anda akan mempelajari cara menanam strawberry dari biji, cara menanam strawberry agar berbuah besar, cepat dan banyak, cara menanam strawberry hidroponik dan terakhir bagaimana tips dan cara menanam strawberry di daerah panas ataupun daerah yang terlalu dingin.
Manfaat Buah Stroberi
| Photo by Massimiliano Martini on Unsplash |
Sebelum anda masuk untuk mempelajari cara menanam buah strawberry, alangkah baiknya anda mengetahui dulu beberapa manfaat buah strawberry untuk kesehatan kita.
Berikut adalah beberapa manfaat buah stroberi berdasarkan Healthline:
- menjaga kesehatan jantung, antosianin pada stroberi sudah terbukti mengurangi resiko penyakit jantung.
- mencegah kanker, antioksidan yang tinggi membuat strawberry mampu menjaga anda dari radikal bebas.
- kolesterol, strawberry merupakan salah satu penyedia HDL (High-density Lipoprotein) yang merupakan kolesterol baik
- penyeimbang gula darah
- menurunkan tekanan darah, memiliki banyak kalium, strawberry bisa membantu menurunkan tekanan darah
Syarat Tumbuh Tanaman Stroberi
Ada beberapa hal yang harus anda pastikan terlebih dahulu agar tanaman stroberi anda bisa tumbuh dengan sehat apabila anda ingin menanamnya:
- tanaman strawberry bisa tumbuh pada daerah dengan ketinggian dari 900 hingga 2000 meter di atas permukaan laut, tetapi strawberry tumbuh maksimal pada ketinggian 1000 hingga 1,500 meter di atas permukaan laut.
- strawberry tidak terlalu subur jika selalu terkena hujan, curah hujan yang baik untuk tanaman strawberry adalah 600 hingga 800 mm per tahun.
- Suhu optimal agar tanaman stroberi tumbuh segar adalah 17 - 20 derajat selsius.
- pH atau derajat kesamaan tanah yang dianjurkan adalah pH netral sekitar 6,5 sampai 7.
- tingkat kelembaban udara yang baik untuk strawberry adalah 70-80%.
- sinar matahari yang dibutuhkan strawberry untuk tumbuh adalah sekitar 8 sampai 10 jam per hari.
- media tanam yang digunakan harus poros dan mudah menelan air.
Persiapan
![]() |
| photo by GardenersPath.com |
Di tahap persiapan ini, akan dibahas bagaimana menyiapkan bibit dan juga cara menyiapkan beberapa media tanam seperti polybag dan lain-lain.
1. Menyiapkan Bibit Strawberry Dari Biji
Sebelum anda menanam bibit strawberry anda harus menyemai biji strawberry agar tumbuh bibit terlebih dahulu.
Jika anda sudah mempunyai bibit maka lewati langkah ini.
Penyemaian biji strawberry ini bisa menggunakan media wadah plastik, toples atau yang lainnya yang berwarna putih atau hitam, usahakan wadah yang digunakan tidak berwarna. Berikut cara menyiapkan bibit srawberry:
- bersihkan wadah yang akan digunakan sampai benar-benar bersih
- letakkan dua lapis tissue atau lebih, lalu basahi tissue dengan air mineral dan usahakan jangan air yang lain. Jangan pula terlalu banyak air hingga tissue terbenam
- cabut biji strawberry dari bagian luar strawberry yang anda ingin jadikan bibit
- letakkan di atas tissue dan beri jarak pada masing-masing biji
- tambahkan satu lapis tissue diatas biji-biji tersebut lalu basahi kembali (tidak wajib)
- tutup wadah tersebut dengan rapat
- lalu letakkan wadah tersebut di tempat yang selalu terkena matahari dan perhatikan setiap hari
- usahakan tisu harus tetap basah dan lembab
- strawberry akan berkecambah dan siap dipindahkan ke media tanam biasanya ketika berusia 2 minggu, pindahkan ke media tanam jika sudah terlihat akar yang panjangnya sekitar 0,5 hingga 1 cm lebih.
*Jika anda membeli biji strawberry dari toko, biasanya cara menyemai sudah tertulis di bagian belakang kemasan yang mungkin berbeda dengan cara di atas, baca dan ikuti panduan tersebut.
kekurangan dari menanam stroberi dari biji adalah anda hanya bisa mendapatkan tanaman dengan kualitas yang sama baiknya dengan asal biji atau bisa lebih buruk.
2. Menyiapkan Media Tanam
Setelah bibit anda siap untuk dipindahkan ke media tanam, sebelum memindahkan anda harus mempersiapkan terlebih dahulu media tanam anda.
Saya akan menjelaskan dua tipe penanaman bibit strawberry silahkan dipilih salah satu:
a. Media Tanam Polybag atau Pot
Membuat media tanam untuk tanaman strawberry hampir sama dengan membuat media tanaman yang lainnya.
Siapkan pot yang berukuran tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil. Ambil tanah kemudian gemburkan dan ayak, lalu campurkan dengan arang sekam dan pupuk kandang dengan rasio 2:1:1. (2 tanah, dan masing-masing satu untuk arang sekam dan pupuk kandang)
Masukkan media tanam yang sudah dicampurkan ke dalam pot sampai terisi 70-80% bagian pot. Diamkan media tanam tersebut selama kurang lebih 7 hari, hal ini berfungsi agar media tanam lebih lembab dan lebih menyatu.
b. Menyiapkan Media Tanam di Lahan
Gemburkan tanah yang akan ditanami strawberry dengan cangkul, lalu diamkan selama 7 hari. Selanjutnya masukkan pupuk kandang organik hasil fermentasi.
Selanjutnya buatlah bedengan atau gundukan tanah sesuai dengan lahan yang tersedia. Salah satu contoh adalah bedeng dengan lebar 100 cm, tinggi 30 cm dan jarak bedeng satu dengan yang lainnya 60 cm.
Anda bisa menutup bedengan dengan plastik mulsa jika diinginkan, plastik mulsa bisa membantu mengatasi hama dan rumput disekitar tanaman strawberry.
Buatlah lubang tanaman untuk menanam strawberry dan beri jarak antara lubang satu dan lubang lainnya.
c. Cara Menanam Strawberry Hidroponik
Untuk cara menanam strawberry hidroponik saya sarankan melihat artikel lengkap yang ditulis oleh bibitbunga.com di sini
Penanaman Bibit Strawberry
![]() |
| photo by hortnews.com |
Ketika bibit strawberry anda sudah siap dipindahkan (sudah terlihat akar minimal 0,5 hingga 1 cm), saatnya untuk memindahkan bibit ke media tanam yang sudah anda persiapkan.
Cabut bibit strawberry secara hati-hati lalu masukkan ke dalam lubang pada media tanam. Tutupi bibit strawberry hingga ujung pangkal batang bibit. Lalu siramlah bibit tersebut.
Satu lubang maksimal memiliki 2 benih saja dan buatlah satu lubang saja pada polybag atau pot anda.
Ketika anda memindahkan bibit strawberry, jaga agar akar tanaman jangan sampai rusak. Waktu pemindahan bibit yang baik adalah pagi hari ketika matahari baru naik agar tanaman bisa langsung berfotosintesis.
Jangan lupa bibit tanaman strawberry disiram dua kali sehari.
Cara Merawat dan Memelihara Tanaman Strawberry
Setelah bibit dipindahkan selanjutnya anda harus mempelajari bagaimana merawat dan menjaga tanaman strawberry anda agar tumbuh subur dan segar hingga berbuah banyak.
- Siram tanaman strawberry secara merata dengan rutin setiap hari. Lakukan penyiraman secara intensif, disarankan 2 kali sehari tetapi lebih baik sesuaikan dengan tingkat kelembaban media tanam dan cuaca.
- Sulam tanaman ketika berusiah 20 hari, ganti bibit yang tidak tumbuh alias mati dengan bibit yang baru
- Ambil bagian tanaman yang mati seperti daun dan tunas yang menguning.
- Jaga dari hama dan rumput liar, bersihkan strawberry dari hama jika terlihat, atau bisa dengan menggunakan pestisida. Rumput atau gulma yang tumbuh disekitar bibit juga harus dicabut.
- Tambahkan pupuk ketika tanaman berusia sekitar 60 hari, berikan pupuk secara teratur. Anda bisa menggunakan berbagai jenis pupuk, jangan letakkan pupuk pada bagian tanaman, letakkan pupuk ditanah.
- Potong tunas dan stolon strawberry yang berlebih ketika muncul agar strawberry bisa berbuah banyak.
- Tambahkan Hormon, bila perlu anda bisa menambahkan hormon tertentu kepada bibit tanaman strawberry anda.
Cara Agar Strawberry Anda Cepat Berbuah
Agar cepat berbuah, tanaman strawberry anda harus tumbuh dewasa terlebih dahulu, untuk itu diharapkan anda terus menyiram tanaman, memberi pupuk dan menjaga kondisi media tanah dan tanaman agar pertumbuhan maksimal bisa berlanjut.
Selanjutnya anda bisa menggemburkan tanah sesekali dan memastikan tidak ada hama dan rumput liar disekitar tanaman strawberry anda.
Selanjutnya tinggal menunggu tanaman strawberry anda dewasa dan berbunga lalu kemudian cobalah untuk memangkas tunas dan atau stolon (yang merambat ditanah mirip batang) agar tanaman anda bisa fokus pada pembuahan.
Selain itu bisa juga ditambahkan hormon-hormon pembantu seperti etilen dan giberelin.
Tahap Panen
| Photo by Jeeray TANG on Unsplash |
Jika tanaman strawberry anda tumbuh dengan normal maka pada usia sekitar 2 hingga 4 bulan tanaman anda seharusnya sudah berbuah, bahkan bisa lebih cepat.
Waktu panen bervariasi sekitar 1 hingga 2 kali seminggu tergantung tingkat kematangan buah.
Buah strawberry yang sudah bisa dipanen mempunyai ciri-ciri seperti daging buah yang sudah kenyal dan empuk saat dipegang, tidak keras. Kulit buahnya sudah berwarna kemerahan dan warna tangkai buah yang menua hingga kuning kecoklatan.
Panen buah strawberry dengan gunting. Gunting bagian atas buah. Setelah diambil cuci bersih buah strawberry lalu diamkan agar kering.
Cara Menyimpan Strawberry
Strawberry yang disimpan di kulkas bisa bertahan hingga beberapa hari. Jika dibekukan strawberry bisa bertahan hingga 2 bulan.
Bagaimana? menarik bukan untuk mempunyai tanaman strawberry sendiri. Jika anda memiliki pertanyaan, kritik ataupun saran jangan sungkan untuk meninggalkan komentar, dan jika anda merasa artikel ini bermanfaat share artikel ini ke teman terdekat anda.



0 Comments