6 Langkah Agar Siap Memelihara Anak Anjing Untuk Pemula


Merawat anak anjing sangat menyenangkan dan merupakan impian bagi beberapa orang.

Tetapi, menjaga anak anjing tidak semudah dan segampang yang dipikirkan oleh orang-orang, apalagi tanpa induknya.

Banyak orang ingin memelihara anak anjing daripada memelihara anjing dewasa karena dengan mengambil anak anjing, mereka bertindak seperti ibu baru dari anjing tersebut yang menjaga hingga anjing itu tumbuh dewasa.

Namun seperti yang anda perkirakan, menjaga anak anjing tentu saja lebih susah daripada menjaga anjing dewasa, anak anjing lebih rentan terkena penyakit, harus diperhatikan pola makan dan jam tidurnya, harus divaksinasi, masih buang air sembarangan dan banyak mengunyah barang-barang yang mungkin kamu sayangi.

Banyak orang melihat memelihara anjing sebagai suatu tantangan dan mendapatkan anak anjing sendiri dapat mengurangi rasa kesepian mereka. Dan hal ini benar loh, selain dapat mengurangi rasa kesepian ada banyak sekali manfaat untuk memelihara anjing.

Keuntungan Memelihara Anjing Berdasarkan Penelitian

Dikutip dari cdc.gov ternyata mempunyai hewan peliharaan bisa memberikan manfaat yang banyak loh bagi kamu, baik dari segi psikis maupun dari segi kesehatan tubuh, diantaranya:
  • Dapat menurunkan tekanan darah
  • Dapat menurunkan tingkat kolesterol
  • Dapat menurunkan tingkat trigliserida
  • Menurunkan rasa kesepian
  • Meningkatkan kemungkinan untuk kamu keluar ruangan dan berolahraga
  • Meningkatkan kemungkinan untuk bersosialisasi
Bagi saya sendiri, keuntungan terbesar dari mempunyai hewan peliharaan adalah meningkatkan rasa peduli kepada alam, lingkungan sekitar dan makhluk lain yang diciptakan Tuhan.


Banyak hal yang perlu diketahui dalam merawat anak anjing apalagi bagi pemula, kapan anak anjing bisa dimandikan? cara melatih anjing? apa yang tidak boleh dikasih ke anjing? dan lain sebagainya, untuk itu semuanya Tanam Binatang rangkum dibawah ini.

1. Hal-hal yang Perlu Dipikirkan Sebelum Memelihara Anak Anjing

Hal-hal yang Perlu Dipikirkan Sebelum Memelihara Anak Anjing


Sayang sekali, tidak semua orang yang menyukai anjing pasti bisa memelihara anjing, ada beberapa faktor yang mungkin membuat kamu belum bisa mempunyai anjing sebagai hewan peliharaan. Untuk itu, kamu harus yakin betul bahwa kamu sudah siap untuk memelihara anjing.

a. Memelihara Anjing Membutuhkan Biaya

Yap, memelihara anjing tidaklah gratis.

Kamu harus memikirkan apakah kamu mampu untuk memelihara anak anjing dari kecil hingga dewasa dengan memberikan perawatan yang layak.

Ini merupakan suatu masalah bagi beberapa anak kecil yang ingin mempunyai anjing, pastikan kedua orang tuamu setuju dan mau memberikan kamu uang untuk membiaya anjingmu, jika orang tuamu belum pasti akan hal itu, maka lebih baik tunda dulu keinginanmu.

Ada beberapa biaya yang harus kamu keluarkan untuk memelihara anak anjing, mulai dari makanan, peralatan seperti tempat makan dan tali anjing, pengobatan serta kemungkinan lainnya.

Jika kamu tidak memiliki biaya yang cukup untuk membesarkan anjing maka akan ada kemungkinan anjing kamu mati atau tidak tumbuh dewasa dengan sehat dan terawat.

Untuk itu, pikir dulu baik-baik ya mengenai biaya!


b. Kamu Harus Membagi Waktu Untuk Anjingmu

Memelihara anjing juga berarti kamu akan menghabiskan sebagian waktumu dalam sehari untuk mengurus anjingmu, apalagi ketika ia masih kecil.

Memelihara anjing cukup memakan waktu, anjing kecil harus diberi makan 3 sampai 4 kali sehari, harus dibawa jalan keluar dan kadang bisa mengganggu waktumu dalam bekerja dan tidur.

Jadi, pastikan dulu lifestyle mu cocok untuk memelihara anjing, atau kamu punya orang lain yang bisa membantumu merawat anjingmu.

Sedikit tips, jika kamu mau keluar rumah dan tidak ada yang menjaga anjingmu, lebih baik masukkan ia kedalam kandang agar lebih aman.


c. Pastikan Tempat Tinggalmu Cocok Untuk Memelihara Anjing

Sayang sekali, tidak semua rumah anjing-friendly.

Jika kamu seorang mahasiswa, tinggal disebuah kos kecil dengan kamar 4x4 meter tentu saja tidak layak untuk memelihara anjing.

Kamu harus memastikan bahwa tempat tinggalmu saat ini mendukung untuk kamu memelihara anak anjing, pastikan ada halaman atau sediknya area yang cukup luas agar anjingmu bisa berlarian, punya area dimana dia akan tidur dan ada area dimana ia makan.

Anjing biasanya mengunyah segalanya, jaga barang-barang dirumahmu untuk tidak dihancurkan oleh anjingmu.


d. Ketahui Alamat Dokter Hewan Terdekat

Hal ini penting namun sayang sekali suka diabaikan, apalagi di Indonesia.

Ketika anjing seseorang sakit, biasanya perawatannya hanya dikasih minum obat yang biasanya diminum manusia, terus dipaksa makan, dan "tunggu saja nanti sembuh sendiri". Setidaknya di daerah saya hampir semuanya begini.

Mereka menganggap anjing yang sakit jika sudah dewasa berarti memang sudah mendekati ajalnya, dan kalau masih muda, pasti akan sembuh sendiri.

Padahal, kesehatan hewan itu penting untuk diperhatikan dan terkadang penyakit dari hewan bisa menular ke manusia (misalkan flu burung pada ayam).

Jadi, sebelum memelihara anjing, pastikan kamu mengetahui dimana tempat dokter hewan terdekat yang ada dikotamu. Supaya kalau ada sesuatu dengan anjingmu, bisa langsung dibawa kesana. 

Kalau kamu tinggal di kota kecil dan tidak ada dokter hewan, kamu bisa mencoba mencari-cari toko pet shop yang memelihara anjing, biasanya mereka mempunyai pengalaman dan pengetahuan mengenai pengobatan penyakit anjing, atau bertanya ke rumah yang memelihara banyak anjing.

Opsi terakhir adalah mencoba mendiagnosis sendiri penyakit yang diderita anjing mu dengan browsing di Internet, hal ini sangat tidak saya anjurkan.

e. Pelajari Soal Anjing mu dan Dirimu

Kamu membaca artikel ini untuk mempersiapkan memelihara anjing adalah suatu langkah yang bagus membuktikan bahwa kamu melakukan riset mengenai memelihara anjing.

Kamu harus banyak belajar soal anjing, terutama anjing punyamu sendiri. 

Anjing ras apa yang ingin atau sudah kamu miliki?

Mengetahui jenis anjing yang akan kamu pelihara memiliki benefit yang luar biasa, kamu harus memilih tipe anjing berdasarkan beberapa faktor seperti:
  • Sebesar apa? kamu mau anjing kecil atau besar?
  • Mau anjing yang aktif atau kalem?
  • Mau anjing yang berambut panjang dan harus dirawat atau yang rambutnya pendek?
Hal-hal diatas hanyalah contoh, kamu harus melakukan riset dan mempelajari kira-kira ras yang mana yang cocok denganmu, atau anjing punyamu saat ini jenis ras apa dan bagaimana karakternya?

Ras anjing yang berbeda biasanya memiliki kondisi kesehatan yang berbeda. 

Dalmatians rentan terkena penyakit batu kemih, schnauzers mini rentan terhadap kolesterol tinggi dan Labrador bisa jadi gendut dengan mudah. 

Jika kamu tau ras anjing mu dan tau bagaimana karakter dan kebiasaanya, maka kamu bisa mencegah beberapa hal buruk terjadi untuk anjingmu dan merawat anjingmu dengan baik.

Setelah kamu tau ras anjing mu, maka kamu bisa dengan mudah mencari tau tentang anjing mu dengan mencari di google "karakter anjing chihuahua, sifat anjing dalmatians, hal yang harus diperhatikan bagi pemilik anjing husky" dan lain-lain.

Ohiya, terkadang anjingmu bisa berperilaku berbeda dengan anjing-anjing lain yang sejenis denganya.

Tanam Binatang, merupakan salah satu tempat kamu bisa mendapatkan informasi ini.


Apakah Kamu Bisa Dekat Dengan Anjing?

Walaupun kamu suka dengan anjing, tapi kamu harus tetap paham bahwa anjing itu adalah hewan.

Ada sebagian orang yang alergi anjing, atau alergi rambut anjing, atau alergi sesuatu yang ada pada anjing, bahkan iritasi yang bisa kamu alami. Hal ini memang jarang namun kamu harus pastikan kesehatanmu juga, sebelum memelihara anjing.

Kamu juga harus memerhatikan mengenai kuman dan bakteri, walaupun rajin dibersihkan, biasanya anjing dapat menyimpan kuman dan bakteri yang berbahaya terutama bagi anak kecil. 

Pastikan anjingmu selalu bersih dan kamu selalu bersih setelah berinteraksi dengan anjingmu. Jangan terlalu kelewatan ketika berinteraksi dengan anjingmu.

Beberapa orang seperti orang dengan daya tahan tubuh rendah, punya penyakit yang menyebabkan daya tahan tubuh rendah, serta ibu hamil, biasanya tidak disarankan untuk memelihara hewan peliharaan seperti anjing, kucing dan burung.

Untuk lebih pasti apalagi jika kamu memang memiliki masalah kesehatan, silahkan hubungi dokter pribadimu untuk menanyakan apakah kamu boleh memelihara anjing.


2. Cara Terbaik Untuk Mendapatkan Anak Anjing

Buat kamu yang udah dapat anak anjing sekarang entah dari orang tua atau saudara, nomor 2 ini bisa di skip.

Buat kamu yang udah paham dengan poin nomor 1 diatas dan sudah yakin untuk memelihara anjing, pasti muncul pemikiran dibawah ini?

Paling bagus dapat anjing darimana yah?, beli?, minta? atau adopsi?

Berikut ulasan saya untuk beberapa cara terbaik untuk mendapatkan anak anjing:


a. Adopsi Kalau Bisa
Kelebihan dan kekurangan Memelihara Anjing



Cara terbaik untuk mendapatkan anjing adalah adopsi, yaaa mungkin kualitas anjing yang kamu adopsi berbeda dengan yang kamu inginkan, mungkin ternyata tidak sesuai ras yang kamu inginkan dan harus melakukan pembelajaran kembali tentang karakter anjing adopsimu, tetapi dengan mengadopsi anjing maka kamu menyelamatkan hidup sebuah makhluk Tuhan.

Sayang sekali di Indonesia tidak banyak penampungan anjing atau hewan lainnya (animal shelter).

Tidak seperti di luar negeri dimana animal shelter itu umum. 

Di Indonesia anjing dan kucing terlantar harus bertarung mencari makan secara liar didalam kota.

Saya sendiri sudah melihat-lihat di kota saya, mencari di Internet dan bertanya ke teman-teman dan ternyata memang tidak ada penampungan Anjing dikota saya. Satu-satunya yang saya tau ya penampungan Pejaten di Jakarta, tapi saya tidak tinggal di Jakarta.

Buat kamu yang mau mengadopsi anjing, silahkan cari di google maps "animal shelter near me" atau "penampungan anjing terdekat"  jika ada maka silahkan kunjungi dan adopsilah anjing dari situ.

Jika tidak ada, kamu bisa membuka Facebook dan menulis "pecinta anjing [nama kotamu]" dan gabung dalam beberapa grup yang muncul. 

Biasanya akan ada orang yang memposting anjing untuk diadopsi, entah karena pemiliknya sibuk dan tidak bisa memeliharanya lagi, atau anjing yang baru melahirkan banyak anak yang ingin dibagi-bagi oleh pemiliknya.

Jika tidak ada, kamu bisa membuat post.

Hal ini bukan hanya bisa menolong agar anjing terselamatkan, namun juga bisa menghemat uang mu agar bisa dihabiskan untuk biaya lain dalam membesarkan anjing.



b. Minta/Beli ke Orang Lain

Selanjutnya kamu bisa coba untuk meminta dari tetangga, keluarga, saudara, kenalan orang tua dan lain-lain.

Tapi ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan. 

Pertama, lebih baik dibayar. Kecuali memang kalau kamu dekat sekali dengan si pemberi anjing maka minta saja mungkin cukup, tapi saya pribadi kalau datang saudara dan mau minta biasanya saya memberinya dengan berat hati. Jadi, buat kamu yang mungkin punya uang coba bayar saja ya biar asik.

Kedua, tunjukkan bahwa kamu NIAT mau memelihara anjing. Kalau kamu mau minta, sebelum minta pastikan kamu ngobrol dulu sama ownernya, bahas ras nya, sifatnya, tunjukkan sedikit kemauan dan pengetahuanmu soal anjing, agar sang owner bisa memercayakan kamu untuk mengambil anjingnya.

Ketiga, ambil anjing yang sudah dilepas induk. Ini jelas ya, kalau kamu mau ngambil/minta anak anjing, bagusnya yang sudah berumur beberapa bulan, kalau baru melahirkan ya janganlah kasian masih terlalu muda.


c. Beli di Pet Shop

Saya menaruh beli anjing di pet shop di urutan terakhir karena permasalahan puppy mill.

Coba bayangin deh, kalau kamu penjual anjing, maka semakin banyak anjing = semakin banyak uang bukan? untuk itu biasanya para pemilik pet shop akan melakukan usaha semaksimal mungkin untuk memperbanyak jenis anjing tertentu untuk dijual.

Usaha ini kadang berlebihan dan sudah tidak pada taraf sehatnya lagi, usaha berlebihan dalam memperbanyak anjing dengan tujuan komersialisasi ini biasa di luar negeri disebut dengan puppy mill.

Menurut saya masih jarang sih di Indonesia, tapi pinter-pinter ya cari pet shop, pastikan pet shop tempat kamu membeli anjing tidak melakukan praktik puppy mill.

3. Barang-Barang Yang Perlu Kamu Persiapkan

Belanja Kebutuhan Anjing


Setelah berhasil mendapatkan anak anjing, saatnya untuk mempersiapkan barang-barang yang kamu perlukan untuk memelihara anjing.

Beberapa barang dibawah ini mungkin tidak terlalu butuh untuk kamu beli, tapi saran saya jika kamu punya uang lebih, memberikan perawatan yang baik dan layak kepada anjingmu kenapa tidak bukan?

  • dog bed (tempat tidur anjing)
  • alas tidur selimut anjing
  • dog crate / kurungan anjing
  • tempat makan dan minum anjing (dog water and food bowl)
  • makanan anjing
  • kalung anjing dan name tag, di beberapa daerah di luar negeri, hal ini wajib, tuliskan nama dan informasi owner
  • tali tuntun anjing, untuk jalan-jalan
  • dog car restaint, sabuk pengaman anjing, buat naik mobil
  • mainan anjing, yang bagus buat di gigit
  • puddy pad, tatakan pipis anjing, buat latihan pipis di tempatnya
  • tas plastik buat ngangkat tai
  • alat pencukur rambut anjing, kalau ras anjingmu berambut lebat
  • sabun, shampoo dan peralatan bersih-bersih khusus anjing lainnya
Wah, ternyata banyak juga ya, ga semua harus dibeli, yang penting-penting lebih dulu aja kayak makanan, tempat tidur dan peralatan bersih-bersih.


4. Persiapkan Rumahmu

Selanjutnya setelah kamu sudah memberli barang-barang untuk menyambut anjing barumu, hal yang harus kamu lakukan selanjutnya adalah mempersiapkan tempat tinggalmu agar nyaman untuk ditinggali oleh anjing barumu.

Ada beberapa hal yang harus kamu persiapkan, diantaranya:
  1. Siapkan area tempat tidur anjing, pastikan tidak berisik dan memiliki area yang luas. Tidak disarankan juga di tempat yang sering dilewati banyak orang
  2. Siapkan area makan dan minum anjing, bedakan dengan area tidur, kemudian simpan makanan anjing jauh dari area makan.
  3. Jika ada area tertentu dirumahmu yang kamu tidak ingin dimasuki oleh anjingmu, pasang pagar kecil untuk  membatasi daerah tersebut, supaya kamu tidak lelah mengangkat keluar dan memarahi anjingmu setiap saat.
  4. Pastikan rumahmu aman, coba liat dari tingkat pandang anjingmu, pastikan tidak ada tumbuhan beracun yang mungkin akan dia kunyah, tidak ada obat tertentu, ganti tong sampah dengan yang punya penutup, letakkan baju kotor dan sepatu serta barang-barang kecil lainnya di tempat yang tinggi, tidak ada kabel yang dia bisa kesetrum, dan tidak ada barang yang tidak boleh dikunyah oleh anjing tergeletak di lantai.
  5. Siapkan taman/area luas untuk anjingmu berlarian, pastikan tidak ada sesuatu yang bisa melukai anjingmu, seperti paku dan duri.
Terlihat repot tapi mencegah lebih baik daripada mengobati, kamu bisa liat tanaman hias yang beracun bagi anjing disini.


5. Hal-hal Awal Yang Harus Kamu Lakukan Untuk Anjingmu

oke, setelah kamu mempersiapkan rumahmu, ada beberapa hal yang selanjutnya harus kamu lakukan untuk kepentingan anjing dan juga dirimu.

Tentu saja hal ini perlu kamu lakukan, setelah kamu puas bermain dengan anjing barumu ya!

A. Bawa ke Dokter Hewan

Hal ini sangat penting karena baru mendapatkan anjing kecil maka kamu sebenarnya tidak mengetahui apapun mengenai kondisi kesehatan anjingmu.

Jadi, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah membawa anjingmu ke dokter hewan terdekat dan kemudian melakukan pemeriksaan kesehatan agar kamu bisa mengetahui kondisi kesehatan anjingmu saat ini.

Kamu juga bisa menanyakan beberapa pertanyaan kesehatan yang ada di pikiranmu kepada dokter hewan, seperti jam mandi yang tepat, makanan yang boleh dan tidak boleh, dan perlakuan khusus yang mungkin kamu berikan ke anjingmu.

Ohiya, yang tidak kalah penting adalah Vaksinasi.

Anjing kamu harus divaksin agar dia bisa kebal melawan berbagai macam penyakit dan juga virus berbahaya, hal ini bukan hanya demi kesehatan anjingmu tapi juga kesehatan dirimu sendiri.

B. Pertimbangkan Soal Asuransi Hewan Peliharaan

Kamu juga harus mempertimbangkan berlangganan asuransi untuk anjingmu.

Anjingmu bisa saja terluka, sakit, kecelakaan atau bahkan diculik, hal ini merupakan hal tidak terduga yang bisa kamu persiapkan dengan beberapa asuransi.

Beberapa pet insurance yang saya tahu berasal dari Sinarmas dan AXA Mandiri, silahkan hubungi dan cari tau lebih lanjut sendiri.

*Asuransi perlu jika anjingmu masuk dalam ras purebred yang mahal, kalau bukan menurut saya pribadi tidak perlu, tapi patut dipertimbangkan.

C. Ajarkan Toilet Training ke Anjingmu.

Terdengar simple sih hanya mengajarkan ke anjingmu dimana tempat untuk buat buang air.

Tapi sebenarnya sangat susah.

Bahkan ada beberapa anjing yang tumbuh dewasa dan masih buang air sembarangan.

Jadi, kamu harus sabar melatih anjingmu toilet training.

Ras yang berbeda juga bisa memberikan karakter dan sifat dalam hal buang air yang berbeda-beda pula. Anda harus tetap mengawasi anjing anda dan terus melarangnya.

Silahkan baca artikel menarik menurut saya tentang cara melakukan toilet training oleh wikihow disini.


D. Daftar ke Sekolah/Jasa Pelatihan Anjing

Well, memang tidak semua orang ingin anjingnya jadi sangat pintar dan bisa melakukan banyak trik.

Tapi menurut saya ini adalah alasan saya untuk memelihara anjing karena, saya bisa memelihara dan memantau perkembangan anjing saya dan juga menunjukkan kebolehanya ke teman-teman saya. 

Sama dengan burung yang saya latih kicau, merpati yang saya latih untuk balap dan lain sebagainya.

Menurut saya memiliki anjing pintar lebih seru dan menghibur.

Untuk itu saya sangat menyarankan kamu untuk mencoba mencari jasa pelatihan anjing disekitarmu, untuk mencarinya kamu cukup google "Pelatihan Anjing [Kotamu]" dan mencoba untuk mencari informasi lebih lanjut sendiri mengenai harga, apa yang dilatih dan sebagaianya.

Tentu saja, kamu juga bisa mencari di internet dan youtube berbagai cara untuk melatih anjing sendiri dirumah, selain anjing kamu yang dilatih, kamu juga latihan menjadi pelatih anjing hahaha.

E. Gabung ke Komunitas Anjing

Salah satu manfaat dengan memiliki anjing adalah menambah kesempatan bersosialisasi.

Jadi, jangan sungkan-sungkan untuk bergabung dengan beberapa komunitas anjing dan mengikuti event-event yang ada.

Kamu bisa masuk beberapa komunitas anjing di facebook, mencari komunitas anjing di kotamu dan bahkan membentuk komunitasmu sendiri.

Percayalah, bertemu dengan orang-orang yang memiliki hobi yang sama dan membahas hal yang sama, akan sangat meningkatkan mood dan tingkat kebahagiaan dirimu!

F. Beritahu Seluruh Orang Dirumah

Setelah kamu mengetahui mengenai karakter anjingmu, kondisi kesehatannya, beberapa peraturan dan kebiasaan yang ingin kamu terapkan dirumah dan sebagainya, selanjutnya kamu harus memberitahu keseluruh orang dirumah mengenai informasi-informasi tersebut.

Tidak konsisten dalam melatih anjing biasanya menjadi faktor penghambat yang kuat dalam mengembangkan kemampuan anjing.

Kurang koordinasi dengan orang rumah juga dapat membahayakan anjingmu, mereka bisa saja dengan santai memberikan anjingmu coklat, atau makanan yang tidak bisa ia makan.

Oleh karena itu, pastikan seluruh orang rumah paham dan mengerti bahwa sekarang kamu punya anjing dan segala keadaan dan kondisi disekitarnya.


6. Yang Perlu Kamu Ingat

Terakhir, kamu sudah siap untuk membesarkan anak anjingmu, ada beberapa hal yang harus kamu ingat:

Jaga Kesehatan Diri
'
Pahami batas-batas berinteraksi dengan anjingmu walaupun kamu yakin anjingmu bersih, cuci bagian tubuhmu jika perlu setelah berinteraksi dengan anjingmu, jangan makan bersama dengan anjingmu.

Jika anjingmu memperlihatkan gejala suatu penyakit, jangan mencoba mendiagnosa sendiri dan mendekat, cari dokter dan jauhi.

Beritahu juga orang rumah mengenai hal ini.


Jaga Kesehatan Anjing

Tidak sedikit anjing yang terlantar dan tidak terawat diluar sana.

Menurut saya, hal ini benar-benar suatu tindakan yang buruk dan harus dihukum sebenarnya.

Jadi, pastikan ajing kamu sehat, terawat dengan baik dan mendapatkan perlakuan yang seharusnya.

Jangan kasar ke anjingmu, jangan memaksakan sesuatu hal ke anjingmu, pahami karakternya, beri ia makanan yang cukup dan teratur, jangan ganggu waktu tidurnya, dan yang terakhir pahamilah anjingmu sendiri.


Anjing Tetaplah Anjing

Walaupun mungkin nanti anjingmu tumbuh besar dan sudah tinggal bertahun-tahun denganmu, anjing tetaplah anjing, seekor hewan.

Jadi, jangan samakan anjing dengan manusia, walaupun banyak kasus memang menunjukkan bahwa hewan juga memiliki perasaan dan ingatan yang sama baiknya dengan manusia, namun tetap hewan adalah hewan.

Kamu harus paham hal ini, dalam berbagai aspek. Tingkah laku hewan, pola makan hewan, umur hewan dan lain-lain.


Akhir Kata

Itulah beberapa langkah yang sudah kami rangkum agar kamu siap memelihara anak anjing menjadi anjing dewasa yang sehat dan terawat. Apabila kami terlewat sesuatu silahkan tambahkan dan tanyakan di kolom komentar.

Jangan lupa pula untuk berlangganan di website kami, dan membagikan artikel ini ke teman-teman kamu.

Terakhir, mendapatkan anjing untuk pertama kali merupakan suatu pengalaman yang menarik, jadi apapun itu, tetap enjoy!